Protectivefilmtape.com

Fungsi Stretch Film dalam Logistik

Apa fungsi stretch film dalam logistik? Dalam proses logistik, barang tidak hanya perlu dikemas, tetapi juga harus tetap stabil ketika disimpan, dipindahkan, dimuat ke kendaraan, hingga sampai di tempat tujuan. Oleh karena itu, berbagai jenis material digunakan untuk membantu menjaga muatan selama proses distribusi.

Salah satunya adalah stretch film yang banyak digunakan untuk membungkus barang di atas pallet. Fungsi stretch film dalam logistik terutama berkaitan dengan penyatuan dan stabilisasi muatan agar beberapa kemasan dapat diperlakukan sebagai satu unit yang lebih mudah ditangani.

Penggunaannya dapat ditemukan sejak barang dipersiapkan di gudang hingga proses pengiriman. Lalu, apa saja fungsi stretch film dalam setiap tahapan tersebut?

Fungsi Stretch Film Saat Barang Disiapkan di Gudang

Sebelum masuk ke tahap loading, barang biasanya disusun terlebih dahulu di atas pallet. Stretch film digunakan pada tahap ini untuk membantu mempersiapkan unit muatan agar lebih mudah ditangani pada proses berikutnya. Beberapa fungsi utamanya meliputi:

  • Menyatukan beberapa kemasan menjadi satu unit. Kardus, dus, atau kemasan produk yang sudah disusun di atas pallet dapat dibungkus menjadi satu kesatuan. Proses ini dikenal sebagai unitization.
  • Membantu menstabilkan susunan barang. Stretch film memberikan gaya penahan pada muatan sehingga pergerakan antarkemasan dapat dikurangi.
  • Mengikat muatan dengan pallet. Pada penerapan tertentu, film dibungkus hingga bagian pallet sehingga muatan dan pallet dapat menjadi satu unit yang lebih stabil. Praktik ini juga digunakan dalam pedoman load stabilization untuk pengiriman.
  • Mengurangi paparan debu dan kotoran. Lapisan film menjadi perlindungan tambahan pada permukaan luar muatan selama penyimpanan.
  • Membantu mempertahankan kerapian unit muatan. Barang yang sudah dibungkus lebih mudah dipertahankan susunannya ketika menunggu proses pemindahan atau pengiriman.

Dengan demikian, fungsi stretch film dalam logistik pada tahap gudang lebih berkaitan dengan persiapan dan stabilisasi unit muatan. Setelah itu, pallet akan memasuki proses handling dan loading.

Peran Stretch Film Saat Handling dan Loading

Setelah barang selesai dipersiapkan, pallet perlu dipindahkan dari area penyimpanan menuju titik loading. Pada tahap ini, kondisi muatan mulai berubah karena barang mengalami pergerakan menggunakan forklift, pallet truck, atau peralatan material handling lainnya.

1. Membantu Mempertahankan Muatan Saat Dipindahkan

Stretch film membantu mempertahankan kemasan yang sudah disusun agar tetap berada dalam satu unit ketika pallet dipindahkan. Dengan begitu, operator tidak perlu menangani setiap kardus atau produk secara terpisah selama kondisi muatan memang sudah disusun dan dibungkus dengan benar.

Efektivitasnya bergantung pada penerapan wrapping. Jenis muatan, susunan barang, serta gaya containment yang dihasilkan film perlu diperhatikan agar stabilitas yang dibutuhkan tercapai.

2. Mengurangi Risiko Kemasan Bergeser atau Terlepas

Ketika pallet diangkat atau dipindahkan, gaya dan gerakan yang terjadi dapat menyebabkan kemasan bergerak. Stretch film membantu memberikan tekanan penahan pada kelompok kemasan sehingga kemungkinan pergeseran dapat dikurangi.

Namun, stretch film bukan berarti membuat muatan sepenuhnya bebas bergerak. Jika susunan barang sejak awal tidak stabil, pallet rusak, atau teknik wrapping tidak sesuai, film saja tidak cukup untuk mengatasi masalah tersebut.

Bahkan, penggunaan containment force yang berlebihan juga tidak selalu lebih baik karena dapat memberikan tekanan berlebih pada produk atau kemasan.

3. Mempermudah Proses Loading dan Unloading

Muatan yang sudah menjadi satu unit lebih praktis untuk dipindahkan ke kendaraan. Proses loading dapat dilakukan dengan menangani pallet sebagai satu kesatuan, bukan memindahkan banyak kemasan individual satu per satu.

Hal yang sama berlaku ketika barang tiba di lokasi tujuan. Pallet yang masih dalam kondisi stabil dapat lebih mudah dipindahkan dari kendaraan menuju area penerimaan atau penyimpanan.

Jadi, pada tahap handling, fungsi stretch film dalam logistik bukan sekadar membungkus barang, tetapi membantu mempertahankan bentuk unit muatan selama barang berpindah dari satu titik ke titik lainnya.

Fungsi Stretch Film Selama Transportasi hingga Barang Diterima

Setelah proses loading selesai, barang memasuki tahap transportasi. Kondisinya berbeda dengan penyimpanan karena muatan akan mengalami getaran, pengereman, akselerasi, perubahan arah, dan pergerakan kendaraan selama perjalanan.

1. Mengurangi Pergerakan Muatan Selama Perjalanan

Salah satu tujuan utama stretch wrapping adalah memberikan containment pada muatan agar barang tetap terkumpul sebagai satu unit selama pengiriman. Pedoman pengemasan pallet juga menempatkan containment force sebagai faktor penting untuk menjaga muatan tetap menyatu dan berada pada pallet.

Artinya, film membantu mengurangi pergerakan antarkemasan yang dapat terjadi akibat kondisi perjalanan. Tingkat kebutuhan containment tentu berbeda antara muatan yang stabil dan muatan yang lebih berat atau tidak beraturan.

2. Membantu Menjaga Kemasan Tetap Terorganisir

Selama perjalanan, kemasan yang tidak terikat dengan baik dapat mengalami perubahan posisi. Ketika stretch film diaplikasikan dengan tepat, beberapa kemasan dapat tetap dipertahankan dalam satu kelompok muatan.

Hal ini penting terutama untuk pallet yang terdiri dari banyak kemasan dengan ukuran atau bentuk yang relatif seragam. Susunan yang tetap terorganisir juga membuat proses pembongkaran lebih mudah dilakukan ketika barang sampai.

3. Memberikan Perlindungan Tambahan terhadap Lingkungan

Selain fungsi stabilisasi, stretch film memberikan lapisan tambahan pada bagian luar muatan. Lapisan ini dapat membantu mengurangi paparan debu dan kotoran selama penyimpanan maupun distribusi.

Stretch film juga dapat membantu mengurangi paparan terhadap percikan air atau kelembapan ringan. Namun, hal tersebut tidak berarti stretch film dapat menggantikan kemasan waterproof atau sistem perlindungan khusus untuk barang yang sangat sensitif terhadap air.

Oleh karena itu, jenis perlindungan tetap perlu disesuaikan dengan karakteristik produk dan kondisi pengirimannya.

4. Memudahkan Proses Penerimaan Barang

Ketika pallet tiba di lokasi tujuan, muatan yang masih tersusun dengan baik akan lebih mudah diperiksa dan dipindahkan. Petugas dapat mengevaluasi kondisi keseluruhan unit sebelum film dibuka dan barang dikeluarkan.

Jika terdapat kemasan yang berubah posisi, rusak, atau terlepas dari susunan, kondisi tersebut juga dapat lebih mudah terlihat saat pemeriksaan awal.

Dengan demikian, fungsi stretch film dalam logistik berlanjut sampai tahap penerimaan. Material ini membantu mempertahankan unit muatan selama perjalanan, meskipun keamanan barang tetap dipengaruhi oleh kualitas kemasan, penyusunan pallet, metode handling, dan kondisi transportasi.

Dapatkan Stretch Film Sesuai Kebutuhan dari Pabrik

PT Azas Cahaya Utama menyediakan stretch film dalam berbagai pilihan warna dengan ukuran yang dapat dicustom sesuai kebutuhan. Tersedia machine roll dan model lainnya untuk menyesuaikan metode wrapping yang digunakan. Produk ditawarkan dengan harga terjangkau dan langsung dari pabrik, sehingga dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan pergudangan, industri, maupun distribusi.

Pengiriman tersedia ke seluruh Indonesia dengan pengemasan yang disiapkan agar produk sampai dengan aman. Untuk kebutuhan dalam jumlah besar, tersedia harga khusus pembelian partai. Hubungi PT Azas Cahaya Utama untuk mendapatkan stretch film dengan ukuran yang sesuai sekaligus penawaran harga untuk kebutuhan Anda.

Konsultasi Gratis Di Sini!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top